XRP exchange-traded funds (ETF) menjadi salah satu faktor terpenting yang membentuk harga XRP di masa depan.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, ETF XRP telah menarik lebih dari $1 miliar arus masuk. Permintaan ini telah mengunci sekitar 746 juta XRP, setara dengan sedikit lebih dari 1% dari total suplai yang beredar. Sejak peluncuran, hanya ada satu hari arus keluar bersih, menunjukkan minat pasar yang stabil.
Mengapa Permintaan ETF Mengubah Suplai XRP
Menurut para ahli, dengan kecepatan saat ini, aset ETF XRP dapat mencapai $5 miliar pada pertengahan 2026. Jika itu terjadi, hampir 2,6 miliar XRP dapat dikeluarkan dari sirkulasi aktif, yang mewakili hampir 4% dari total suplai.
Pergeseran ini penting karena XRP sudah mulai sulit ditemukan di bursa. Data menunjukkan saldo XRP di bursa turun 58 persen pada tahun 2025. Ketika koin berpindah dari bursa, biasanya menandakan niat untuk menahan dalam jangka panjang daripada menjual. Hal ini mengurangi tekanan jual dan dapat mendukung harga yang lebih tinggi seiring waktu.
Harga XRP Tertinggal Meski Minat Kuat
Meski arus masuk ETF meningkat, XRP mengalami kesulitan pada paruh kedua 2025. Harganya turun di bawah $2 dan selama berbulan-bulan gagal menembus level itu kembali, menjadikan $2 sebagai level yang sulit dipecahkan.
Pergerakan harga terbaru menunjukkan tanda-tanda awal perbaikan. Analis mengatakan XRP telah kembali ke atas level support makro di sekitar $1,88, yang dipandang sebagai awal yang positif untuk tahun ini jika mampu bertahan.
Apa yang Dipantau Pasar Berikutnya
XRP mungkin akan kembali ke area $1,88 untuk mengonfirmasi level tersebut sebagai support. Jika level itu bertahan, harga bisa bergerak menuju zona resistance berikutnya di sekitar $2,30.
Sejauh ini, struktur harga tidak menunjukkan sinyal bearish yang kuat. Meskipun koreksi jangka pendek tetap mungkin terjadi, secara umum setup tetap konstruktif selama XRP bertahan di atas level support utama.
Apa yang Terjadi Jika ETF Mencapai $5 Miliar
Jika aset ETF XRP mencapai $5 miliar, dampaknya bisa signifikan. ETF biasanya menahan token dalam jangka waktu lebih lama, yang mengurangi suplai yang tersedia di pasar terbuka. Ketika permintaan terus meningkat sementara suplai semakin ketat, harga seringkali naik.
Beberapa prediksi menyatakan XRP dapat mencapai $8 pada tahun 2026 jika arus masuk ETF tetap kuat dan adopsi institusional meluas. Standard Chartered memperkirakan kenaikan 330% untuk XRP, dengan alasan meningkatnya akses bagi investor besar dan struktur pasar yang membaik.
Namun, hasil harga akan bergantung pada data yang terukur, bukan spekulasi. Arus ETF, tren suplai, dan kondisi pasar secara keseluruhan akan memainkan peran yang menentukan.
