Harga XRP hari ini diperdagangkan di sekitar $2,01, stabil di atas zona support jangka pendek yang penting setelah awal tahun 2026 yang volatil. Token ini berusaha membentuk dasar setelah tren penurunan yang berkepanjangan, dengan pembeli mulai masuk di area $1,90 hingga $2,00 meskipun pasar crypto secara umum masih bergerak dalam kisaran terbatas. Saat ini, ketegangan terjadi antara meningkatnya permintaan yang didorong oleh ETF dan arus masuk ke bursa yang terus membatasi momentum kenaikan.
Aksi Harga XRP (Sumber: TradingView) Pada grafik harian, XRP terus menghormati zona permintaan luas yang membentang dari sekitar $1,65 hingga $1,80, sebuah wilayah yang telah menarik pembeli beberapa kali sejak Oktober. Harga belum kembali ke batas bawah zona tersebut minggu ini, menunjukkan tekanan jual telah melambat setelah aksi jual besar pada akhir Desember.
Namun, struktur tetap rapuh. XRP masih diperdagangkan di bawah garis tren menurun yang ditarik dari puncak Juli, dan harga masih tertahan di bawah tumpukan EMA 20, 50, 100, dan 200 hari, yang berada di antara $1,92 dan $2,35. Gugus EMA itu telah berulang kali menolak upaya kenaikan sejak November, sehingga tren secara umum tetap korektif, bukan konstruktif.
Indikator Supertrend pada timeframe harian tetap bearish di atas harga sekitar $2,05, menguatkan bahwa reli masih dijual, bukan diikuti kenaikan lebih lanjut.
Dinamika Harga XRP (Sumber: TradingView) Timeframe yang lebih rendah memberikan gambaran yang lebih bernuansa. Pada grafik 30 menit, XRP melakukan rebound tajam ke area $2,06 hingga $2,08 sebelum mundur kembali ke sekitar $2,00. Parabolic SAR sempat berbalik naik selama reli namun kini mulai kembali konvergen seiring memudarnya momentum.
RSI pada grafik intraday telah turun kembali mendekati netral setelah sempat masuk wilayah overbought. Pergeseran ini menunjukkan bahwa reli didorong oleh penutupan posisi short dan pembelian taktis, bukan partisipasi tren baru. Pembeli aktif, namun mereka tidak mengejar harga lebih tinggi.
Agar XRP kembali menguasai tren jangka pendek, harga harus bertahan di atas $1,98 hingga $2,00 dan menembus $2,05 dengan tindak lanjut. Jika gagal, ada risiko penurunan bertahap kembali ke area pertengahan $1,90.
Netflow XRP (Sumber: Coinglass) Data arus spot tetap menjadi hambatan. XRP mencatat arus masuk bersih yang konsisten ke bursa dalam beberapa sesi terakhir, termasuk netflow sebesar -$19,5 juta pada 3 Januari.
Pola tersebut menunjukkan pemegang masih mengirim token ke bursa, biasanya merupakan tanda pasokan yang siap untuk dijual, bukan untuk ditahan.
Tekanan pasokan tersebut sebagian diimbangi oleh permintaan institusional yang berkelanjutan. Data dari SoSoValue menunjukkan ETF spot XRP di AS mencatat arus masuk sebesar $13,59 juta pada 2 Januari, sehingga total arus masuk sejak peluncuran mencapai $1,18 miliar.
Meski relatif kecil dalam hitungan harian, konsistensi permintaan ETF telah membantu menyerap sebagian pasokan yang masuk ke pasar.
Selain arus, sentimen didukung oleh perubahan latar belakang regulasi. Para trader menyoroti pengunduran diri Komisioner SEC Caroline Crenshaw, salah satu kritikus vokal ETF spot crypto, sebagai titik balik potensial. Kepergiannya diartikan oleh beberapa pelaku pasar sebagai berkurangnya hambatan terhadap kebijakan yang lebih akomodatif.
Spekulasi seputar kemungkinan markup Market Structure Bill pada 15 Januari juga membuat ekspektasi kebijakan tetap tinggi di kuartal pertama. Narasi ini membantu XRP mengungguli pasar selama periode ketika pasar secara keseluruhan kesulitan mendapatkan momentum.
Tren jangka pendek tetap netral hingga korektif, namun tekanan ke bawah telah berkurang.
- Skenario bullish: XRP bertahan di atas $1,98 dan merebut kembali $2,22 pada penutupan harian, membalikkan gugus EMA dan membuka peluang menuju $2,60.
- Skenario bearish: Penutupan harian di bawah $1,90 menandakan distribusi kembali dan memperlihatkan zona permintaan $1,75.

